Pengantin Baru
Bukan, bukan … saya belum menikah, belum berencana, baru kepengen tok kok … yakin deh. Yang saya maksudkan di sini adalah ‘pengantin’ saya yang baru, yaitu Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex. Apa? Masih nanya kapan jadi pengantin benerannya? Hayah-hayah … itu dibahas di tempat lain saja yah *kibas-kibas sapu kalo masih ada yang nanya*
Hari ini sekitar pukul 12 siang, di laboratorium kampus, saya resmi menjadi pengantin baru dengan Inrie (hah? siapa pula ini?? Hehe, keisengan saya belakangan ini suka mencari singkatan-singkatan menghasilkan nama INRIE = INtRepid Ibex. Cukup menarik bukan?). Awalnya saya bingung apakah akan melakukan instalasi dari nol, ataukah hanya upgrade. Apalagi kalau dilihat ketika menjalankan apt-get dist-upgrade saya harus mendownload sekitar 1GB paket update (yeah, salah saya sih karena banyak menginstal paket-paket tambahan). Namun karena ternyata yang 700MB sudah saya dapatkan dari /var/cache/apt/archive punya rekan saya, maka saya putuskan untuk upgrade saja karena saya cukup mendownload sekitar 300MB paket tambahan.
Segera saya pergi ke lab di kampus (sorry buat bos di kantor, saya sudah kebelet pengen kawin, jadinya ijin nyedot dulu deh), pasang kabel, dan mulai proses upgrade. Setelah menunggu selama sekitar 1 jam, proses download dan setting up selesai (downloadnya cuman 15 menit, setting up itu yang luamaaaanya minta ampyun dach). Saya harap-harap cemas menunggu tamu-tamu undangan (baca: bug) yang akan datang … Dan betul sodara-sodara, beberapa tamu pun berdatangan ketika saya hendak menikmati kemolekan Inrie.
- Tamu pertama datang ketika saya sedang memandangi Inrie menyempurnakan proses instalasi. Proses dist-upgrade sempat gagal dua kali. Ada dua paket yang menyebabkan hal ini terjadi, yaitu amarok dan cairo-dock. Segera saya buang dua paket tersebut (toh saya bisa instal lagi kapan-kapan), dan melanjutkan proses dist-upgrade dengan tetap berdebar-debar.
- Usplash tidak muncul. Usplash, alias tampilan logo ubuntu dengan indikator oranye yang biasa menyambut saya ketika menyalakan notebook, ndak muncul dan digantikan tampilan jadul berupa log startup. Selidik punya selidik, ternyata ketika saya tadi melakukan updgrade, ada beberapa bagian yang tidak selesai untuk di-upgrade. Segera saya masuk ke Synaptic (yeah, kalo udah upgrade ndak usah megang terminal dulu dah), menandai semua upgrade, dan meneruskan proses instalasi. Setelah itu reboot, dan si Usplash udah muncul lagi deh.
- Network Manager Applet tidak muncul di taskbar. Ini salah satu yang membuat saya ngedon cukup lama di lab buat nyari permasalahannya. Setelah google sana-sini, saya menemukan dua buah metode penyelesaian yang akhirnya saya jalankan dua-duanya. Pertama, saya menemukan laporan mengenai bug ini di Launchpad, yang intinya adalah seputar policy untuk menjalankan network manager. Saya mengikuti salah satu petunjuk di situ dan mencoba untuk menjalankan kembali Network Manager Applet, dengan hasil … tanpa hasil. Cara kedua saya dapatkan di Ubuntuforums.org, yang mana intinya adalah menghapus semua entry di /etc/network/interfaces dan menyisakan “auto lo” dan “iface lo inet loopback” saja di situ, kemudian restart sistem. Setelah saya menjalankan dua langkah tersebut, Network Manager Applet sudah tampak di taskbar. Mengenai langkah ini, rekan saya sudah memberikan konfirmasi bahwa dia menggunakan cara kedua dan langsung berhasil. Silahkan dicoba bagi yang mengalami hal yang sama.
- Touchpad saya tidak bisa scroll lagi. Padahal jelas-jelas di setting Mouse sudah saya centang itu opsi Vertical Scroll. Insting saya dan ditambah beberapa petunjuk, yang saya lupa di mana tadi nemunya, mengatakan harus meletakkan sesuatu di /etc/X11/xorg.conf. Sesuatu itu setelah saya cari-cari primbon di sana-sini sepertinya berupa entry “VertEdgeScroll” bernilai “1″ pada bagian Input Device : Synaptics Touchpad. Saya coba cara tersebut, reboot X, dan … ndak terjadi apa-apa *garuk garuk kepala*. Ah well, sementara saya belum memerlukan ini, semoga nanti akan ketemu jawabannya. UPDATE: Akhirnya saya bisa mengatasi permasalahan ini dengan cara menghapus setting X di /etc/X11/xorg.conf dan membuat ulang sesuai dengan milik 8.10 dengan menjalankan ’sudo dpkg-reconfigure -phigh xserver-xorg’.
- Coba anda jalankan System > Administration > Network. Kalau anda sama seperti saya, akan muncul error “Failed to execute child process “network-admin” (No such file or directory)”. Mengapakah hal ini terjadi?? UPDATE: sepertinya problem ini sudah ada sejak jaman Hardy Heron. So, sepertinya ide yang baik adalah menghilangkannya dari menu, karena sepertinya tugas pengaturan jaringan sudah dipindah ke Network Manager Applet.
Okay, seperti halnya pengantin baru, malam pertama adalah krusial. Buat saya malam pertama dengan Inrie sepertinya sudah menyenangkan. Beberapa bug di atas tidak begitu mengganggu saya sudah dapat teratasi, mungkin beberapa bug lain akan menunggu di depan pintu. Tapi seperti halnya pengantin lagi, itu hanyalah bumbu-bumbu dalam sebuah hubungan, tinggal bagaimana bijak-bijaknya menyelesaikan permasalahan *hiyaaaa ngomong apa toh sayaaaaaa******
Pokoke kalo bingung, silahkan mampir ke google saja. Dijamin, primbon google, bantu anda …
Intrepid Ibex, saya berjanji akan selalu setia dalam suka dan duka, susah dan senang, sampai dengan Jaunty Jackalope memisahkan kita … wkwkwkwkwk …
PS: Jaunty Jackalope bisa disingkat jadi J-Lo
Recent Comments